Sita Mobil Debitur Macet, Debt Collector Masuk Sel

SEMPAT DISITA – Mobil Suzuki APV milik R Napitupulu diamankan di Mapolsek Dolok Panribuan. Mobil ini sempat disita debt collector, Senin (18/3).

.

SIMALUNGUN – Tiga debt collector (penagih utang, red) salahsatu perusahaan pembiayaan di Medan; M Lubis (51), D Sinaga (42) dan J Gultom (33), harus berurusan dengan polisi. Ketiganya masuk sel setelah menyita paksa 1 unit mobil APV, BK 1731 WB warna silver, milik debitur macet R Napitupulu (32), Senin (18/3), sekira pukul 09.00 WIB.

R Napitupulu (32), mengaku telah menunggak pembayaran kredit 1 mobil APV, selama 4 bulan. Namun, warga Perumnas Tigadolok, Kecamatan Dolok Panribuan, Simalungun, ini mengatakan, bukan tidak mau membayar tunggakan.

“Saat menagih, mereka tidak dapat menunjukkan surat penagihan. Saya tidak mau terulang dua kali,” kata Napitupulu, yang mengaku pernah ketipu dalam hal pembayaran kredit mobil. Dia mengungkapkan, sebelumnya, ia sudah tertipu oleh tindakan debt collector yang datang ke rumah meminta uang angsuran mobil sebesar Rp1,5 juta.

“Setelah saya cek, ternyata uang yang saya bayar ke debt collector itu tidak disetorkan. Jadi wajar saya trauma,” kata Napitupulu. Tapi di luar dugaannya, saat Napitupulu tidak berada di rumah, ketiga debt collector malah merusak mobil yang saat itu parkir di depan rumahnya di Perumnas Tigadolok.

“Begitu mobil dilarikan, saya langsung telepon Kapos Lantas meminta agar orang yang melarikan mobil saya distop,” urai Napitupulu. Petugas Sat Lantas yang mendapat kabar itu langsung bergerak. Kebetulan, di saat bersamaan sejumlah petugas Polsek Balata sedang menggelar razia.

Petugas yang mendapat laporan kasus pencurian mobil langsung melakukan pengejaran. Upaya polisi pun membuahkan hasil, mobil APV yang ‘dilarikan’ ketiga debt collector berhasil dihentikan T Marpaung, petugas yang melakukan pengejaran di seputaran Simpang Dua Kota Pematangsiantar.

Kemudian ketiganya M Lubis, D Sinaga dan J Gultom masing-masing warga Medan ini diboyong ke Mapolsek Tigabalata, dan selanjutnya diserahkan ke Polsek Dolok Panribuan. Kapolsek Dolok Panribuan AKP W Harianja, membenarkan adanya tindakan pengrusakan mobil milik R Napitupulu di Perumnas Tigadolok, Kecamatan Dolok Panribuan. “Saya sempat mengira kasus pencurian, tapi rupanya masalah utang piutangnya,” katanya.

Menurut Harianja, sebelum melakukan penyitaan seharusnya koordinasi dulu dengan pihaknya selaku penegak hukum. “Tapi karena mereka sudah melakukan kesalahan, maka kami lakukan penahanan selama 2 kali 24 jam untuk dimintai keterangan,” katanya.

Tapi ketiga debt collector M Lubis, D Sinaga dan J Gultom, bersikeras mempertahankan mobil yang sudah mereka sita. Ketiganya beralasan, penyitaan itu dilakukan karena R Napitupulu sudah menunggak kredit pembayaran mobil selama 4 bulan.

M Lubis (51), mengatakan, ia dan kedua temannya sudah tiga hari menunggu di sekitar perumnas Tiga Dolok itu. Dia menegaskan, kedatangan mereka bertujuan menagih utang bukan mencuri. “Tidak ada itikad baiknya, kesabaran kami juga sudah habis, sehingga kami memutuskan membawa paksa mobil tersebut (milik R Napitupulu, red),” ujar Lubis.

Dikatakan Lubis, bahwa mereka juga tidak melakukan penyitaan secara diam-diam. Dia mengatakan, sebelum mobil disita, mereka terlebih dulu memanggil si pemilik mobi, namun yang bersangkutan tidak ada di lokasi. Ia juga mengatakan, saat penyitaan dilakukan juga disaksikan kepling dan beberapa warga setempat. “Jadi kami bukan pencuri,” tegas Lubis lagi.

Melanggar Hukum
Sekadar diketahui tindakan debt collector yang menyita paksa mobil (menunggak kredit) atau menyita barang-barang di dalam rumah karena belum dapat melunasi utang, merupakan perbuatan melanggar hukum.

Tindakan itu berindikasi tindak pidana pencurian (pasal 362 KUHP)–mengambil barang yang sebagian atau seluruhnya milik orang lain secara melawan hukum.

Sumber : www.metrosiantar.com

Tinggalkan Balasan:

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s