Kapospol Laras Dipilih Warga

Berbagi melalui : Facebook Tweets Google Plus
DIPILIH – Kapolres Simalungun AKBP Andi S Taufik saat menanyakan kepada masyarakat Bandar Huluan calon Kapospol Sektor Laras yang mereka pilih, Rabu (17/4).

SIMALUNGUN – Pertama kali dalam sejarah di Indonesia, Kapolres Simalungun AKBP Andi S Taufik mengajak masyarakat untuk memilih Kepala Pos Polisi (Kapospol) Sektor Laras menggantikan almarhum Aiptu Kastel Sitorus yang meninggal karena kecelakaan beberapa waktu lalu.

Dalam acara pemilihan tersebut, masyarakat dari tuju nagori (desa) menghunjuk tiga kandidat dari Babinkatibmas Kecamatan Bandar Huluan, Rabu (17/4). Ide pemilihan Kapospol ini sebelumnya datang dari Kapolres Simalungun yang disampaikan kepada masayarakat saat Kapolres melayat ke rumah duka almarhum Kapospol Sektor Laras Aiptu Kastel Sitorus di Kecamatan Bandar Huluan.

Saat itu Kapolres mengatakan akan mengangkat pengganti Kapospol dan warga Kecamatan Bandar Huluan akan dilibatkan masyarakat menghunjuk siapa yang akan menjadi Kapospol Sektor Laras.
Ide tersebut disambut baik masyarakat. Rabu kemarin, masyarakat diundang untuk pemilihan Kapospol.

Masyarakat Kecamatan Bandar Huluan memilih tiga kandidat menjadi Kapospol Sektor Laras. Ketiganya adalah Aiptu Tr Tambunan, Aiptu L Sianipar dan Aiptu J Saragih. Ketiga kandidat itu merupakan anggota Babinkatibmas, Kecamatan Bandar Huluan.

Selain Kapolres Simalungun, acara tersebut juga dihadiri Kapolsek Perdagangan AKP A Siahaan, Camat Bandar Huluan Mudin Malau, tokoh masyarakat, tokoh pemuda dan masyarakat Bandar Huluan. Dalam pemilihan itu,sebanyak 300-an warga hadir di Wisma Sisalana Laras dan memilih Aiptu Lambok Sianipar.

Mekanisme pemilihan Kapolpos yang baru pertama terjadi di Indonesia itu, bukanlah seperti pemilihan kepala desa. Warga tidak mencoblos kertas suara dan memilih langsung kapolpos. Mekanismenya, tiga bintara berpangkat Ajun Inspektur Satu (Aiptu) dipilih menjadi calon Kapolpos.

Ketiganya masing-masing Juliamzah Saragih, Tua Raja Tambunan dan Lambok Sianipar. Mereka diberikan kesempatan memperkenalkan diri dan menyampaikan visi misi serta program kerja.
Selanjutnya di hadapan warga, Kapolres Simalungun AKBP Andi S Taufik menanyakan langsung kepada warga calon mana yang paling diterima masyarakat.

Bagi warga yang setuju diperbolehkan mengangkat tangan. Dari tiga calon warga, ternyata lebih banyak memilih Lambok Sianipar. Andi menjelaskan meski warga telah memilih namun pihaknyalah yang menentukan pengangkatan kapolpos. Namun pengangkatannya berdasarkan aspirasi masyarakat.

“Pengangkatan kapolpos merupakan wewenang kapolres, karena jabatan kapolpos adalah jabatan karir. Namun kami tetap mempertimbangkan calon yang bisa diterima masyarakat,” ujar AKBP Andi. Meski bukan pemilihan langsung, warga mengaku senang karena bisa menyampaikan aspirasi mereka.

Pangulu Nagori Bah Gunung Nasib mengatakan, dengan diajukannya tiga calon kapolpos tersebut diharapkan polisi bisa semakin dekat dengan masyarakat. Kapolsek Perdagangan AKP A Siahaan dalam sambutannya mengatakan, masyarakat sudah seharusnya mengenal siapa pengayomnya.

Dari sepuluh nagori (desa) yang ada di Kecamatan Bandar Huluan, tujuh diantaranya masuk wilayah hukum Pos Sektor Laras. Sementara tiga lagi masuk ke wilayah hukum Sei Langge. “Kami meminta kerja sama dari masyarakat Bandar Huluan, jangan mendengarkan pihak lain yang mudah terprovokasi pihak luar tanpa mengetahui situasi yang sebenarnya.

Dan kami berjanji akan menciptakan keamanan yang selama ini kita cita-citakan,” harapnya. Kapospol yang dipilih warga diharapkan nantinya dapat bekerja sama dengan masyarakat Bandar Huluan, seperti yang dilakukan Almarhum Kastel Sitorus. Almarhum Aiptu Kastel Sitorus merupakan sosok pemimpin yang sangat dekat dengan masyarakat.

Kapolres Simalungun AKBP Andi S Taufik mengatakan, tiga nama kandidat yang dipilih warga akan dibawa dalam Rapat Dewan Kebijakan Polres dan hasilnya akan ditetapkan sebagai Kapolpos Sektor Laras.

“Kami datang merespon usulan dari tokoh masyarakat untuk memilih langsung Kapospol Sektor Laras. Pemilihan ini untuk menggantikan almarhum. Akan tetapi, kami memiliki mekanisme internal di kepolisian, jadi kami perlu membawa ketiganya ke Rapat Dewan Pembina Polres. Kami akan segera mengadakan rapat tersebut untuk memilih siapa yang menjadi Kapospol Sektor Laras ini,” terang Kapolres.

Kabid Humas Polda Sumut Kombes Raden Heru Prakoso, mengaku apabila personel yang dipilih masyarakat memiliki track record buruk, maka Kapospol akan dipilih langsung oleh Kapolres. “Siapa tahu yang dipilih warga memiliki prestasi buruk, maka Kapolres tidak akan izinkan personil itu untuk jadi Kapospol,” ujarnya.

Heru juga mengaku pemilihan ini tidak bertentangan dengan Mabes Polri. Sebab, hal ini dilakukan untuk menjaga Kamtibmas di Simalungun. “Tidak, itu semua untuk menjaga Kamtibmas,” tegasnya.

Patut Diapresiasi
Kepala Divisi Humas Mabes Polri Irjen Suhardi Alius yang dihubungi METRO kemarin mengatakan, hal tersebut merupakan terobosan yang kreatif dari Kapolres Simalungun. ”Terobosan yang dibuat Kapolres tersebut patut diapresiasi dalam mengakomodir harapan masyarakat. Sedangkan yang terpilih nantinya diharapkan merupakan anggota Polri yang prestasinya baik,” ujar Irjen Suhardi.

Dia juga menambahkan, yang terpenting yang terpilih merupakan anggota yang prestasi dan kondisinya baik. “Yang menentukan jabatan kapospol merupakan kewenangan Kapolres. Kalau diberikan kesempatan pada masyarakat untuk memilih, hal tersebut sebagai bentuk upaya mengakomodir keinginan masyarakat.

Memang hal tersebut belum diatur secara khusus di Polri. Tetapi akan kita evaluasi hasilnya nanti,” ujarnya seraya diamini Kepala Biro Penerangan Masyarakat Divisi Humas Mabes Polri, Boy Rafli Amar.

Sumber : www.metrosiantar.com

Tinggalkan Balasan:

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s