Festival Danau Toba Dilaksanakan September 2013.

TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN -Setelah melalui penggodokan di tingkat panitia Festival Danau Toba tahun 2013 atau tahun-tahun sebelumnya disebut sebagai ivent Pesta Danau Toba (PDT) direncanakan dilaksanakan 8-14 September 2013. Jadwal ini akan menjadi jadwal tetap setiap tahunnya.

Demikian disampaikan Bupati Samosir Mangindar Simbolon kepada Tribun Medan, Jumat (15/4/2013) malam ditemui di sela-sela pembukaan Pekan Raya Sumatera Utara (PRSU) ke 42 di Tapian Daya Jl Gatot Subroto Medan.

“Jadwal akan diundur, dari yang kita rencanakan bulan Juli. Mengingat penyesuaian dengan kalender internasional,” ujarnya.

Dijelaskannya, sebelumnya direncanakan dilaksanakan pada bulan Juli untuk menampung aspirasi jadwal libur sekolah secara nasional di Indonesia. Hanya saja, Fastival Danau Toba ditargetkan harus bisa menarik para wisatawan mancanegara.

“Makanya kita sesuaikan dan ternyata dunia internasional menempatkan bulan September sebagai jadwal libur. Mungkin berkaitan dengan peralihan musim juga di belahan dunia lain,” ujarnya.

Meski demikian, Kabupaten Samosir sebagai pelaksana hajatan terbesar di kawasan Danau Toba itu untuk tahun 2013, mengagendakan beberapa kegiatan sebelum puncak Festival di bulan September.

Secara bergilir, Kabupaten yang ada di kawasan Danau Toba akan mengadakan kegiatan di Danau Toba. Dan dilaksanakan mulai bulan Juni-Juli. “Sebagai supporting ivent, sehingga tidak hanya pada puncak acara festival saja kegiatan itu,” ujarnya.

Pesta seni budaya sebagai supporting Festival Danau Toba yang kini menjadi agenda nasional, diharapkan mampu mendongkrak kreatifitas masing-masing kabupaten sekawasan. Mengingat, selama ini rendahnya partisipasi kabuapaten sekawasan menjadikan kawasan Danau Toba terkesan vakum. Dan sangat diharapkan, agar kerjsama sekawasan juga bisa dibina demi memperoleh dan mencapai target pariwisata Danau Toba kembali pada masa kejayaannya.

Semua harus ambil bagian menurut Mangindar. Termasuk dalam pembagian kegiatan-kegiatan budaya, masing-masing kabupaten tentu memiliki kearifan dan kreatifitas masing-masing. “Mari tuangkan di sini, manfaatkan alam Danau Toba,” ujarnya.

Sebelumnya, hajatan tahunan ini dilaksanakan sesuai agenda Provinsi Sumut. Dimana, beban pelaksanaan dibebankan kepada APBD Provinsi. Namun, saat ini dilaksanakan di bawah naungan pelaksanaan oleh Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif.


Sumber :
http://medan.tribunnews.com

Tinggalkan Balasan:

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s