Pemkab Samosir Benahi Infrastruktur Menuju Objek Wisata.

Pangururan, Sumut, 10/5 (Antara) – Pemkab Samosir, Sumatera Utara, akan memperbaiki ruas jalan yang rusak menuju sejumlah objek wisata di daerah tersebut, guna memperlancar sarana transportasi darat dalam upaya meningkatkan jumlah kunjungan wisatawan.

“Bila kondisi jalan semakin baik, tentunya akan kian menarik minat wisatawan dalam dan luar negeri untuk berkunjung ke daerah ini,” ujar Kabag Humas Pemkab Samosir, Franklin Sigalingging di Pangururan, Jumat.

Infrastruktur jalan yang akan dibenahi, ruas jalan lingkar dari Tuktuk Siadong hingga ke Simanindo, karena daerah tersebut merupakan salah satu daerah tujuan wisata favorit yang selalu ramai dikunjungi wisatawan lokal maupun mancanegara.

Sarana jalan dengan kondisi bagus dan teratur, menurut dia, memiliki peranan penting untuk mendongkrak jumlah wisatawan, baik domestik maupun asing.

Dalam waktu dekat, pemerintah setempat akan memperbaiki ruas jalan lingkar dari Tuktuk Siadong hingga Simanindo dengan memperlebar badan jalan serta pengaspalan hotmix.
Selain itu, jalan provinsi yang longsor dan tergenang air di Desa Tanjungan, Kecamatan Simanindo menjadi perhatian khusus Bupati Samosir, Mangindar Simbolon untuk segera dibenahi dalam rangka mewujudkan Samosir menjadi kabupaten parawisata yang inovatif.

Jalur wisata ke kabupaten tersebut di antaranya area konservasi sumber daya air dengan membangun “Arboretum” Aek Natonang di Desa Tanjungan Kecamatan Simanindo seluas 105 hektare, dengan luas darat 83 ha serta 22 ha danau dengan daerah penyanggah (Catchment Area) seluas 545,29 ha.

“Jalur Desa Tanjungan merupakan salah satu aksesibilitas transportasi ke kabupaten berpenduduk 119.653 jiwa yang terletak di bagian tengah provinsi Sumatera Utara tersebut,” ujarnya.

Diakuinya, jalan provinsi di Desa Tanjungan beberapa waktu lalu sempat terputus, namun masyarakat berhasil membuat jembatan darurat untuk bisa dilalui.

Memang, kata dia, beberapa titik pada sejumlah ruas jalan tertentu masih belum bisa dilalui kendaraan bermotor, seperti jalan menuju Desa Silima Lobbu-Onan Runggu, yang harus ditempuh dengan berjalan kaki.

“Dengan dibukanya jalan, saat ini Desa Silima Lobbu sudah bisa terhubung dengan Desa Huta Hotang di Kecamatan Onan Runggu, setelah beberapa waktu lalu jalur kedua desa tersebut sempat terputus,” kata Franklin.

Sumber : http://www.antarasumut.com

Tinggalkan Balasan:

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s