Chairul Tanjung ‘Si Anak Singkong’ Bagi Jurus Jadi Orang Sukses.

Bandung – Chairul Tanjung ‘Si Anak Singkong’ hadir membagi kisah suksesnya dengan ribuan mahasiswa dan warga Kota Bandung yang datang dalam acara Jobvaganza Fiesta di Kampus Universitas Padjadjaran, Kamis (30/5/2013). Bos CT Corps ini pun banyak ‘dicurhati’ oleh mahasiswa yang ingin mengikuti jejaknya sebagai orang sukses.

Sebelum diskusi dibuka, video perjalanan hidup CT diputarkan sehingga para peserta tahu bagaimana jatuh bangun CT hingga akhirnya bisa seperti ini. Membuka Diskusi Entepreneurship, CT meminta para mahasiswa untuk menanamkan kalimat kunci untuk menjadi orang sukses.

“Sukses itu hak semua orang. Semua orang itu punya hak, dan bisa sukses. Camkan dalam hati dan kepala,” ujar CT di Graha Sanusi Unpad.

Tak peduli apakah dia anak presiden, jenderal, atau bukan anak siapa-siapa pun bisa sukses asal dia tahu rahasianya. “Sukses itu tergantung diri sendiri. Mau tahu apa rahasianya? Mau berpikir dan berperilaku seperti orang sukses,” katanya.

Ia menyebutkan, berpikir dan berperilaku seperti orang sukses yaitu cerdas, bekerja keras serta mau bergaul dengan siapa saja alias networking. “Semua orang ingin sukses, tapi hanya sedikit yang mau berpikir dan berperilaku seperti orang sukses. Itu sebabnya orang sukses jumlahnya lebih sedikit dari orang yang tidak sukses,” tutur CT.

Mengingat masa lalunya, CT pun bercerita bahwa ia tinggal di rumah petak dengan WC yang terpisah dari rumah. Orang paling sukses di kampungnya saat itu adalah menjadi makelar motor. Hanya sedikit dari orang-orang di kampungnya itu yang berusaha mengubah keadaan.

CT yang saat itu diterima di Fakultas Kedokteran Gigi Universitas Indonesia membutuhkan uang Rp 75 ribu untuk membayar kuliah. “Ibu saya sampai menggadaikan kain batik halusnya untuk saya. Itu menjadi pemicu saya untuk tidak lagi meminta uang pada orang tua,” kisahnya.

Di kampus UI, CT mulai mengasah kemampuan bisnisnya dengan menjual fotokopian pada teman-temannya. Begitu lulus, CT pun lebih memilih mengikuti hasratnya sebagai pengusaha ketimbang jadi dokter gigi.

“Saya ini lulusan dokter gigi yang enggak pernah buka praktik. Jangan diikuti yah. Nanti lulusan Kedokteran Gigi pada enggak buka praktik karena ingin jadi CT,” candanya disambut tawa.

Menurutnya, tidak dosa seseorang mengambil langkah berbeda dengan pendidikan yang diambilnya semasa kuliah. Karena ilmu yang didapat saat kuliah, apapun itu, pasti akan terpakai juga.

“Seperti saya, ilmu kedokteran gigi yang dipakai adalah ketelitian dan perfeksionis. Dokter gigi kan begitu,” kata CT.

Saat merintis menjadi pengusaha besar seperti saat ini, CT mengatakan bahwa dirinya melakukan hal yang tidak normal, keluar dari pakem dan berpikir out of the box. Satu yang tak kalah penting yang disebut CT adalah doa ibu.

Dalam kesempatan itu puluhan mahasiswa melontarkan berbagai macam pertanyaan pada CT. Mulai dari tips menghadapi kegagalan, meminta nasihat, hingga bertanya perihal jadi presiden. Sekitar 1,5 jam CT berbagi inspirasi dengan para mahasiswa dan menutupnya dengan acara tanda tangan buku “Si Anak Singkong’ yang sudah terjual sekitar 400 ribu eksemplar.

Sumber : Shttp://news.detik.com/

Tinggalkan Balasan:

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s